Setelah pembelahan dada Nabi lalu malaikat Jibril dan Mikail mendatangi Nabi dengan membawa kendaraan bernama Buraq. Buraq itu tidak lebih besar daripada kuda dan tidak lebih kecil daripada keledai. Setelah itu Nabi pun melakukan sholat. Setelah sholat kemudian Nabi menaiki Buraq. Setelah itu Nabi berangkat dari mekkah menuju masjidil Aqsa.

Setelah sampai di masjidil Aqsa Nabi pun turun dari Buraq tersebut. Buraq tersebut diikat di Baitul Maqdis. Karena perjalanan jauh Nabi pun merasa haus. Kemudian Jibril mendatangi Nabi dengan membawa 2 gelas. Gelas yang pertama berisi Khomr, gelas yang ke dua berisi Susu. Kemudia Nabi pun memilih minuman yang berisi susu. Kemudian Nabi meminu susu tersebut. Setelah itu Jibril berkata “ sesungguhnya engkau memilih minuman yang benar kalua engkau ( Nabi ) memilih Khomr maka umatmu akan binasa”.

Perjalanan ini di namakan Isra’. Apa itu isra’? Isra’ adalah perjalanan Nabi dari Mekkah ke Masjidil Aqsa. Nabi naik ke atas tidak mengendarai Buraq. Buraq hanya bisa berjalan di bumi tidak bisa terbang ke langit. Nabi ke atas bersama Jibril, Nabi melewati 7 langit. Di setiap langit terdapat para nabi dan rasul. Setiap Nabi melewati langit Nabi selalu meminta izin. Dari bumi ke langit pertama itu sangat jauh.

Di langit pertama Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam, dan di langit ke dua Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Ismail, dan seterusnya. Lalu pada langit ke tujuh Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim duduk dan bersandar di Baitul Makmur. Baitul Makmur itu diatasnya Ka’bah persis. Lalu Nabi Ibrahim berkata kepada Nabi Muhammad “Setelah kamu turun dari sini sampaikanlah salam dariku untuk warga bumi wahai Muhammad”.

Yang berada di langit ke tujuh sekarang ada Ibrahim Muhammad dan Jibril. Setelah itu Nabi naik dan Nabi menjumpai pohon yaitu pohon Sidrotul Muntaha. Sidrotul Muntaha itu adalah arsynya Allah. Setelah itu Nabi di beri hadiah yaitu sholat. Lalu Nabi turun dan bertemu dengan Nabi Musa. Dan musa bertanya kepada Nabi “Wahai Muhammad apa yang kamu dapat dari Allah”.  Lalu Nabi menjawab “Wahai Musa saya mendapatkan hadiah yaitu 50 kali sholat”.

Maka Musa berkata “ bahkan umatku tidak mampu menjalankan sholat 50 kali”. Maka Nabi Muhammad pun meminta keringanan kepada Allah. Nabi meminta keringanan sampai menjadi 5 kali sholat dalam sehari. Nabi pun menjadi malu karena Nabi selelu meminta keringanan kepada Allah.

Kemudian Nabi turun ke Masjidil Aqsa. Jadi di isra’ ada berangkat ada pulang begitu pula dengan mi’raj ada berangkat ada pulang. Kemudian Nabi pulang dengan menaiki Buraq tadi. Kemudian Nabi merasa haus lagi lalu Nabi bertemu dengan kahilah dagang Quraisy. Kemudian Nabi mengambil botol yang ada di situ kemudian Nabi meminumnya.

Kemudiassn Nabi bertanya dengan ummu Hanif bahwasanya Nabi barusaja melakukan perjalanan ke Sidrotul Muntaha hanya dalam 1 malam. Lalu Ummu Hanif menyarankan kepada Nabi agar tidak memberitahukan kejadian tadi kepada para Masyarakat Quraisy. Tetapi Nabi tetap ingin memberitahukan kejadian tadi kepada orang – orang.

Maka penduduk Quraisy mendustakan apa yang dikatakan oleh Nabi tersebut. Rasul kemudian menceritakan kejadian semalam tentang kafilah dagang Quraisy. Lalu Nabi menyebut ciri – ciri kafilah dagang Quraisy itu.lalu mereka pergi ke rumah Abu Bakar dan bertanya kepada Abu Bakar bahwasanya temanmu itu yaitu Nabi telah melakukan perjalanan dari Mekkah ke Baitul Maqdis.

Lalu Abu Bakar percaya terhadap apa yang di ceritakan oleh Nabi tersebut. Da Abu Bakar pun mendapatkan gelar As – Sidiq. Lalu kafilah dagang Quraisy itu datang dan Nabi menanyakan kepada kafilah dagang itu apakah benar salah satu botol yang kalian bawa merasa ada yang hilang. Lalu mereka bilang benar salah satu botol ada yang hilang. Kaum Quraisy tetap tidak percaya tentang hal itu

By:Athalah